Nafas bumi yang panas kering
Mengundang suram muram alam
Malamnya sang purnama berkabung luka
Siangnya sang mentari berselubung duka
Mentari enggan tersenyum
Sang unggas enggan berbicara
Bertanya daku pada diri
Malapetaka apatah lagi
Yang bakal tiba melanda
Lantaran noda dosa manusia
Yang masih lalai leka
Yang masih alpa lupa
Yaang masih belum mengenal diri
Dan enggan mengenal jalan pulang yang hakiki
Dan ingkar untuk menanam pohon diri sejati
Dengan keampuhan akar suci murni islam...
Tiada ulasan:
Catat Ulasan